Contoh Peribahasa (3)

Post a Comment
peribahasa

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai peribahasa dalam bahasa Indonesia. Simak beberapa peribahasa berikut ini:

Adat bersendi syarak, syarak bersendi adat (kitabullah)
Segala perbuatan atau pekerjaan hendaknya selalu mengingat aturan adat dan agama, jangan hendaknya bertentangan antara satu dengan yang lainnya.
Bagai Anak Ayam Kehilangan Induknya
Bercerai berai karena kehilangan tumpuan/pemimpin
Cacing hendak menjadi naga
Orang kecil yang ingin menyerupai atau manyamai orang besar
Busut juga yang ditimbun anai-anai
Yang biasa bersalah juga yang dituduh orang dalam suatu kejahatan
Dinding sampai ke langit empang sampai ke seberang
Jika bekerja jangan tanggung-tanggung, harus sampai selesai
Gila di abun-abun
Mengangan-angankan sesuatu yang mustahil
Habis belalur maka beralu-alu
Perundingan yang berakhir dengan jalan kekerasan
Ingat sebelum kena hemat sebelum habis
Selalu waspada dan hati-hati; harus berusaha, jangan sampai terlambat
Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu
Menang maupun kalah pada suatu pertikaian sama-sama tidak mendapatkan keuntungan apa-apa
Lain yang diagak lain yang kena
yang dimaksudkan berlainan dengan yang didapat
Mengairi sawah orang
Menguntungkan Orang Lain
Di mana bumi di pijak disitu langit dijunjung
Haruslah mengikuti/menghormati adat istiadat di tempat tinggal kita
Bagai air di daun talas
Orang yang tidak teguh pendiriannya
Karena nila setitik rusak susu sebelanga

Hanya karena kesalahan kecil yang tidak ada artinya seluruh yang baik menjadi rusak

Postingan Terkait

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter